Sabtu, 15 Juni 2013

Refleksi Manusia



REFLEKSI I
Jangan Tanyakan Dimana Tanah Airku
Bukan Khurasan, Bukan Tempat Manapun
Di timur ataupun di Barat
Jangan Tanya Apa Agamaku;
Aku bukan Yahudi, Bukan Pula Nasrani Ataupun Majusi
Karena Aku Tahu, Begitu Suatu Nama Kusebut
Begitu Anda Memberi Arti yang lain
Daripada Makna Yang Hidup Dalam Hatiku
Ya…………..!!!! Dia Allah, tiada sesembahan yang layak disembah selain Dia

Ya Allah….Ya Rabbi
Mereka selalu mempertanyakan tentang diri-Mu
Bukankah tanpa mereka bertanya Engkau Tetap Ada
Namun dalam kesadarannya,
Mereka selalu ingkar terhadap – Mu

Ya Allah….Ya Rabbi
Mengapa engkau menciptakan mahluk yang beridentitaskan manusia……….!!!!
Mahluk yang tidak pernah sadar akan eksistensinya
Sebagi khalifah
Sebagai wakil-Mu di muka bumi ini
Mereka terkadang SOMBONG, ANGKUH, CONGKAK dan bahkan MUNAFIK…!!!!!
Dalam ruangan yang hampa ini apa yang ingin kita SOMBONGKAN…….
Kenapa kita harus ANGKUH……
Kenapa kita harus bersifat Congkak…
Ya Allah….Ya Rabbi
Kami malu dan takut di hadapan-Mu
Kami begitu hina dan penuh dengan nista
Kami begitu rendah di hadapan-Mu
Karena tidak ada yang bisa kami banggakan
Kami hadir dimuka bumi ini tanpa membawa apapun
Dan akan kembali pada-Mu tanpa membawa apapun
Selain ridho-Mu, Ya Allah …..
Kami akan kembali dan pasti akan kembali kepada-Mu


REFLEKSI II

“WAIZ’ AHADZA RABBUKA MIN BANI ADAM, MIN DZUHURIHIM SURRIYATAHUM WA’AZHADAHUM ALA ANFUSIHIM ALSTUBIRABBIKUM, KOLU BALASAHITNA, ANTAKULU YAOMAL KIAMA INNA KUNNA ANHADZA GOFILIN”
Tahukah kalian…
Apa yang kalian ikrarkan
Sebelum kalian dibuang dimuka bumi ini…
Kalian telah berikrar kepada Allah :
“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman) “Bukankah Aku Ini Tuhanmu ?” mereka menjawab “ Betul (Engkau Tuhan Kami), kami menjadi saksi (Kami lakukan yang demikian itu) agar dihari kiamat kamu tidak mengatakan “ sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini(ke-Esa-an Tuhan)”.

Masih ingatkah kalian akan ikrar itu………..????
Sadarkan kalian, dari manakah sesungguhnya kalian….??
Sadarkah kalian, akan keberadaanmu hari ini…..??
Sadarkah kalian, akan kemanakah kalian nanti….??

INNALILLAHI WA INNA ILAHI RODJIUN
Sesungguhnya kita milik Allah dan akan kembali kepada-Nya
Apakah kalian telah siap untuk itu…….??

















REFLEKSI III
Ya….Allah, engkau adalah Pemilik segala yang dilangit dan dibumi
Engkau adalah Pemilik jiwa ini…
Engkau menjadikan kami sebagai khalifah untuk membangun tatanan sosial
Engkau menjadikan kami pemimpin dimuka bumi ini
Untuk memakmurkan alam
Bukan untuk menghancurkannya…
Karena kami adalah sebuah kesatuan yang tak terpisahkan.




































REFLEKSI IV
Bukalah mata kalian untuk melihat segala realitas…..
Bukalah telinga kalian untuk mendengar bisikan……….
Bukalah hati kalian untuk merenungkan sebuah kebenaran…..
Apakah kalian masih memiliki kesadaran
Apakah kalian sadar akan realitas sosial hari ini……
Kalian tidak sadar dan kalian tidak akan pernah sadar
Karena kalian adalah mahluk munafik yang pernah ada dimuka bumi ini….???!!!
Tuhan…dalam termangu. Aku masih menyebut namamu
Biar susah sungguh sujudku
Mengingat Kau Penuh seluruh
Cahaya Mu panas suci…
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi..
Tuhanku…aku hilang bentuk remuk
Aku mengembara dinegeri asing
Tuhan.. di pintu Mu aku mengetuk aku tidak bisa berpaling…



























REVLEKSI V

Ya… Allah Ya… Rabbiw
Tidak ada ruang untuk kami huni
Tidak ada waktu yang kami tempuh
Selain dengan izin Mu selain dengan Ridho Mu
Namun terkading kami tak sadar akan hal itu
Janganlah hukum kami karena murka Mu
Tetapi hukumlah kami karena cinta Mu
Sebab itu akan mendekatkan kami pada Mu…



































REVLEKSI VI
Mereka di ujung sana duduk termenung menanti kematian
Mereka disudut sana berandai tentang sebuah kepastian
Mereka di ujung sana berdiri menadahkan kedua tangannya …
Mereka di sudut sana melafazkan sebuah kebenaran dalam kata-kata…
Kata-kata yang keluar dari bibir mereka terasa hampa dalam kegalauan..
Kata –kata yang keluar dari bibir mereka terasa sendu untuk didedangkan…
Kata-kata yang keluar dari bibir mereka terlalu sumbang untuk didengar…
Kata-kata yang keluar dari bibir mereka mampu untuk meruntuhkan tembok kesombongan dari mereka sendiri

Mereka dan kata-kata adalah Satu..
Namun…apakah menyatu dalam sebuah keyakinan…?
Sesungguhnya mata, telinga dan hati…
Akan diminta pertanggung jawaban suatu saat nanti
Apa yang harus dipertangung jawabkan..?

P U I S I
Sehabis sekian saat sudah sarat
Karunia, kenikmatan, kebahagiaan, kejayaan
Lantas bukannya kian disyukuri
Hidup yang dijalani…
Namun justru menodai hari demi hari
Dengan bercak-bercak dosa, salah, dan alpa
Baik yang disadari maupun tanpa disengaja
Maka terang saja telah terjadi degradasi
Namun keterpurukan dilarang berkepanjangan
Mesti segera bangkit kembali, menanjak lagi
Sehabis sekian saat sudah sarat
Karunia, kenikmatan, kebahagiaan, kejayaan
Lantas jalan menyimpang sesaat
Maka bergegas saja menuju jalan kebenaran
Yang lurus, yang bercahaya, menuju surga
Karena sama sekali entahlah…
Bilakah kesempatan untuk bertobat
Selalu hadir kembali setelah bermaksiat
Apa yang harus dipertangung jawabkan..!!!



REVLEKSI VII

Ingatkah kalian, tentang makanan yang engkau makan..?
Ingatkah kalian, tentang air yang kalian minum..?
Ingatkah kalian, tentang udara yang kalian hirup...?
Ingatkah kalian tentang semua itu..?
Ingatkah siapa yang telah memberikan itu..?
Mereka adalah sepasang manusia
Yang direstui Allah untuk hidup bersama
Ya…mereka adalah orang tua kalian..!!
Ayah kalian yang begitu perkasa
Tanpa mengenal lelah, meneteskan keringat dan air mata mencari nafkah untuk kalian
Ibu kalian yang begitu cantik, anggun dan ayu dalam manifestasi Ilahi ..
Yang telah 9 bulan 10 hari…
Berjalan tertatih-tatih memboyong buah hati dalam kandungannya …
Tidak pernah dia mengeluh akan hal itu..
Setiap saat ibu kalian berdoa, semoga buah hati yang dikandungnya akan menjadi anak saleh dan taat kepada Allah SWT
Tauhkah kalian, setiap saat dia mendoakan hal tersebut sebelum engaku dulahirkan di muka bumi ini…






















Tidak ada komentar:

Posting Komentar